Hari ini tepatnya tanggal 21 April 2014, merupakan hari yang bersejarah bagi Indonesia. Ya tepat sekali, hari ini adalah hari Kartini. Tanggal kelahiran Ibu kita Raden Ayu Kartini diperingati sebagai hari nasional dikarenakan jasanya mempelopori kebangkitan perempuan di Indonesia. Pada zaman penjajahan Belanda, rakyat jelata terutama perempuan dilarang keras untuk mempelajari suatu ilmu apalagi membaca, namun Kartini karena berasal dari kaum bangsawan pada saat itu, diperbolehkan sekolah. Tapi, sosok pahlawan yang satu ini tidak egois seperti kebanyakan pemimpin saat ini. Kartini menginginkan perubahan untuk kaum perempuan dengan menulis surat-surat kepada temannya di Belanda hingga karya-karyanya dimuat oleh majalah-majalah eropa pada saat itu, merupakan gerakan yang cukup anti mainstream dimana perempuan pribumi di Indonesia saat itu merupakan kaum dengan status sosial yang rendah.
Setelah wafatnya Kartini, Mr. J.H Abendanon sahabat yang sekaligus Menteri Kebudayaan, Agama dan Kerajinan Hindia Belanda menerbitkan sebuah buku yang berasal dari surat-surat Kartini dengan judul “Door Duisternis tot Licht” atau Habis Gelap Terbitlah Terang”. Dari situlah, pemikiran-pemikiran Kartini mengubah pandangan rakyat Belanda terhadap perempuan pribumi di Jawa, Sehingga timbulah gerakan-gerakan perjuangan terhadap hak-hak perempuan yang memunculkan emansipasi perempuan pertama di Indonesia.
Sikap yang berani untuk bersikap anti mainstream inilah yang menjadi tauladan menurut penulis. Sikap tidak mau menerima begitu saja perlakuan ataupun sistem yang membuat kita hidup tidak harmonis harus kita tentang dengan pemikiran-pemikiran kritis kita. Merasa memiliki bangsa yang masih tertindas, bangsa yang masih menjadi permainan kaum “berduit”, bangsa yang masih menjadi konsumen dan bangsa yang besar namun dipandang kecil oleh dunia, harusnya menjadikan motivasi kita untuk hidup maju dan mandiri melalui perbuatan kecil kita mengubah dunia contohnya adalah menulis.Tulisan yang menarik, tulisan yang kritis dan tulisan mampu mengubah pemikiran merupakan salah satu cara untuk membuat bangsa ini lebih maju. Tengok saja D’Anton, Marat, dan Robespierre tokoh sentral yang berperan dalam Revolusi Perancis pada 14 Juli 1789 terinspirasi dari penulis Voltaire, Multatuli yang mengkritisi praktek kolonial Belanda di Indonesia dan menjadi menginspirasi para politisi Belanda untuk menggulirkan politik etis, dan masih banyak lagi penulis yang menjadi inspirasi suatu gerakan perubahan.
Nah momentum hari kartini inilah sebagai peringatan bangsa Indonesia kan pentingnya budaya menulis dan budaya berpikir kritis. Tulisan-tulisan yang kritis dan mampu membangkitkan semangat perubahan sangat diperlukan dalam negeri ini. Lalu bagaimanakah tulisan yang terdiri dari kalimat-kalimat mampu mengubah bangsa? Tulisan yang menarik dan kritis akan menarik perhatian orang-orang untuk membaca dan dengan menarik masa untuk membaca inilah yang menjadi kesempatan penulis untuk memengaruhi pemikiran orang-orang. Tidak hanya itu, kekuatan penulisan juga menjadi indikator kemajuan. Lihat saja Amerika, Jepang negara yang nomor satu di bidang teknologi, banyak sekali tiap tahunnya publikasi jurnal yang berasal dari sana, membuktikan bahwa mereka sangat minat sekali untuk mengembangkan teknologi maupun perkembangan sosial-budaya menjadi masyarakat yang modern dan mandiri. Indonesia sebenarnya masih sangat kurang tokoh-tokoh seperti Kartini sosok pahlawan yang tidak hanya berhenti dalam pemikiran tetapi juga aksi melalui tulisan. Semangat menulis J
Minggu, 20 April 2014
Kamis, 16 Januari 2014
NDT (Non Destructive Test) - Dye Penetrant Inspection
Pada kali ini, saya akan membagikan pengalaman di kerja praktek dimana saat itu saya mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai jenis inspeksi baik di kapal, maupun di dalam bengkel galangan. Kebanyakan jika pemeriksaan dilakukan di dalam bengkel dan benda yang diuji berupa material, maka dilakukan pengetesan yang biasa disebut NDT ( Non Destructive Test) sedangkan jika melakukan pemeriksaan didalam kapal (survey bangunan baru), biasanya dilakukan pengecekan secara visual, bisa juga NDT namun lebih kepada pengecekan hasil lasan. NDT sendiri jika diartikan dalam bahasa Indonesia berarti pengujian tak merusak. Pengujian bertujuan untuk mengetahui apakah ada kerusakan atau crack baik pada material maupun pada hasil lasan. Dengan pengecekan ini, dapat diketahui apakah objek yang dilakukan pemeriksaan memenuhi persyaratan BKI atau tidak dan menentukan untuk pengeluaran sertifikat untuk objek itu.
NDT jenisnya ada banyak, saat kerja praktek bulan ini (Januari 2014), saya berkesempatan melihat NDT untuk colour check (dye penetrant test), ultrasonic test, dan magnetic particel inspection. Namun, pada tulisan ini seperti pada judulnya saya akan membahas dulu tentang Dye Penetrant Test.
Dye Penetrant Inspection atau orang galangan dan kelas menyebutnya colour check adalah melakukan kegiatan pemeriksaan keretakan dengan memanfaatkan sifat kapilaritas dan kontras warna. Test ini dilakukan bila objek yang menjadi bahan inspeksi adalah jenis non-ferros. Pada kerja praktek saya, pengecekan dilakukan pada poros propeller yang berbahan stainless.
Foto poros yang hendak dites
1. Cleaning
2. Aplikasi penetrant
3. Aplikasi pewarna contras
4. Inspeksi
Cleanner dan Pewarna Kontras
1. Cleaning.
Tahap ini memberikan celanner pada objek atau bagian yang akan dilakukan pengetesan. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan objek-objek yang dapat mengganggu penetrant nantinya seperti debu, bekas material yang berukuran kecil, minyak dan lain-lainnya.
2.Aplikasi penetrant
Cairan penetrant ini bersifat encer dan sangat mudah meresap kedalam permukaan yang berpori oleh karena itu, cairan ini akan masuk kedalam bagian yang mengalami crack yang tidak dapat dilihat secara visual mata. Pada kerja praktek saya, cairan ini berwarna merah dan harus ditunggu setidaknya 5 menit sampai penetrant benar-benar bekerja dan mengering.
3. Aplikasi pewarna kontras
Setelah pemberian cairan penetrant, maka langkah selanjutnya adalah pemberian pewarna kontras berwarna putih supaya terlihat crack yang terjadi diobjek tersebut (poros). Karena pewarna partikelnya lebih besar dan lebih kental dibanding cairan penetrant, maka setelah pengaplikasian pewarna ini akan tersisa warna merah diobjek yang berarti warna merah itu, adalah crack yang terjadi dan perlu penangangan lebih lanjut.
4. Inspeksi
Seorang surveyor akan memeriksa secara visual, melihat apakah ada cairan merah dari penetrant yang menandakan ada crack dibagian tersebut. Kebetulan, poros yang diperiksa sewaku saya kerja praktek bagus, tidak ada keretakan dibagian keyway sehingga poros dapat langsung dipasang dikapal dan mendapat approval dari pihak BKI.
Aplikasi cairan penetrant di bagian keyway
Aplikasi pewarna kontras (putih)
Inspeksi bagian keyway dan tidak ditemukan bagian yang mengalami crack
Jika terdapat keretakan, maka bagian yang merah dari penetrant akan terlihat jelas berkat warna kontras seperti gambar berikut ini disadur dari pemeriksaan cetakan moulded.
Kesimpulan:
1. Tes ini sangat murah dan tidak membutuhkan alat-alat yang ribet seperti yang dilakukan saat melakukan NDT lain.
2. Dapat diaplikasikan untuk material berbahan apapun.
3. Namun, tes ini masih kurang akurat karena tidak dapat menunjukan ketebalan crack yang terjadi.
Lokasi:
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Kamis, 02 Januari 2014
Tanda Kelas [ BKI ] pt 1
Tulisan ini sebenarnya sebagai salah satu cara untuk menghafal tanda kelas seperti yang ditugaskan pada kerja praktek. Oke langsung mulai pembahasan tentang tanda kelas seperti yang sudah diutarakan dalam buku rules BKI volume 1 edisi 2012 section 2 ttg Klasifikasi..
1. Tanda Kelas
Kerja Praktek Hari Pertama
Hari pertama Kerja Praktek di PT. Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) cabang Tj Priok, Jakut. dimulai ketika bangun tidur dari kosan. Setelah itu berangkat bertiga, saya tentunya dengan dua orang teman yang sejurusan di teknik Perkapalan Universitas Indonesia. Waktu sudah menunjukan pukul 07.00 pagi dan karena ingin memberikan kesan hari pertama disana, kami pun sepakat untuk berangkat setengah jam lebih awal (waktu masuk 07.30). Ternyata sesampainya kami disana, masih belum banyak karyawan dan surveyor yang belum datang.
Sekedar diketahui saja, BKI adalah perusahaan yang bergerak dibidang klasifikasi untuk bangunan laut dan badan klasifikasi BUMN ini sudah terbukti diakui secara internasional dengan dibukanya cabang di negara-negara lainnya. Ketertarikan untuk kerja praktek di BKI ini diawali saat mendapatkan materi pemeliharaan kapal disemester empat.
Jam 08.00 kami dipersilahkan masuk oleh karyawan BKI yang bernama Bu Mila dan langsung menghadap mentor kami Pak Wiyono seorang Senior Surveyor. Disaat itu, kami dibriefing sebentar dan langsung saja diberi tugas untuk membaca rules BKI volume 1 edisi 2012.
Jam 09.00-selesai kami gunakan untuk membaca buku disebuah ruangan yang disediakan oleh pihak BKI dengan fasilitas wifi, ac, meja dan kursi. Kami membaca buku rules tersebut dengan sedikit main-main karena kebosanan yang menghantui kami selama berjam-jam :( Namun kami sempatkan untuk berfoto-foto untuk mendokumentasikan kegiatan. Parahnya kami sampai lupa membaca selesai buku tsb haha namanya juga mahasiswa.
Jam 09.00-selesai kami gunakan untuk membaca buku disebuah ruangan yang disediakan oleh pihak BKI dengan fasilitas wifi, ac, meja dan kursi. Kami membaca buku rules tersebut dengan sedikit main-main karena kebosanan yang menghantui kami selama berjam-jam :( Namun kami sempatkan untuk berfoto-foto untuk mendokumentasikan kegiatan. Parahnya kami sampai lupa membaca selesai buku tsb haha namanya juga mahasiswa.
Ini dokumentasi saat mencari waktu luang di sela-sela kegiatan
Sabtu, 23 November 2013
Berbagai Pelajaran Kehidupan di Usia 20
Hari ini, dua puluh tahun yang lalu tepatnya
pukul 23.30 aku dilahirkan ke dunia oleh seorang wanita hebat dalam perjalanan hidupku,
Ibuku. Ibu dan Ayahku yang selalu mendukung segala aktivitasku, yang tak
berhenti-hentinya aku selalu meminta doa dari orang tua untuk kesuksesan
hidupku. Terima kasih untuk kedua orang tuaku di Kebumen, Jawa Tengah. Aku
merantau ke tanah kelahiranku, Depok untuk mendapatkan gelar strata satu
mengejar apa yang Tuhan kehendakan kepadaku.
Aku
melihat kronologi profilku di facebook, hmm ujarku, begitu banyak teman-teman
yang mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku, tidak hanya itu dari pagi tadi
hingga malam ini, banyak pesan, WA bahkan BBM masuk ke handphoneku untuk
sekedar mengucapkan selamat ulang tahun. Aku berfikir lagi, ternyata banyak
yang peduli kepadaku, banyak yang masih mau meluangkan waktunya untuk sekedar
menulis ucapan selamat kepadaku. Teman-teman tercinta, aku menghormati kalian
sebagai temanku, pengisi kehidupanku selama dua puluh tahun perjalananku. Aku senang,
Tuhanku yang amat baik memberikan teman-teman yang begitu sayang kepadaku ya
aku tuliskan lagi “Aku sangat Bersyukur”. Hanya ucapan terima kasih saja yang
mampu kuucapkan kepada teman-temanku disana semoga kita semua dapat menjadi pemuda bangsa yang mencintai bangsa
dan negara ini.
Masuk Kuliah dengan
Keajaiban
Ajaib dan tidak percaya,
sampai sekarang aku merasakan mukjizat Tuhan yang paling nyata dalam kehidupanku.
Aku akan bercerita ketika di masa akhir SMA dimana teman-temanku sudah masuk
bimbingan SNMPTN tertulis untuk persiapan masuk kuliah namun aku justru
terjebak dengan seleksi masuk sekolah tinggi STIS. Menjadi polisi adalah kata
pertama yang Ayahku katakan ketika aku sudah lulus SMA. Ayahku seorang polisi
yang sekarang bertugas di Wonosobo, beliau adalah salah satu dari juri untuk
masuk AKPOL, Semarang. Mungkin bagi pembaca, itu adalah kesempatan bagus? Tetapi
aku tentu tidak menutup mata dengan segala kekuranganku, background keluargaku
dan lain-lainya setelah aku pertimbangankan dengan matang-matang aku berkata
kepada Ayahku bahwa aku ingin masuk sekolah tinggi dan menolak menjadi seorang
POLISI.
Bulan Mei 2011, aku
mendaftarkan diri sebagai calon dari murid STIS diantara 3000 pendaftar lebih
dan puji Tuhan aku lolos tahap administrasi, seleksi tes tertulis hingga
psikotes yang dikerucutkan menjadi 100 orang. Di bulan itu, banyak
teman-temanku yang sudah les sana-sini tetapi aku yakin akan masuk sekolah tinggi
tersebut karena tinggal beberapa tahap lagi. Sebelum itu, aku secara beruntung
masuk dalam 25 besar siswa dikelas yang berhak mendapat kesempatan undangan ke
perguruan tinggi negeri karena saat itu kami sebagai kelinci percobaan untuk
SNMPTN Undangan. Tebak aku diperingkat berapa? 21 dari 25 jadi aku tidak
menaruh harapan besar pada kesempatan itu maka aku menulis saja secara asal
dengan Universitas pertama yaitu UI jurusan Sistem Informasi, Teknik Perkapalan
dan Sastra Jepang. Universitas kedua yaitu UGM jurusan teknik mesin, dan teknik
Nuklir. Apa mau dikata, pengumuman akhir bulan Mei 2011 ternyata tidak
meloloskan aku untuk masuk ke sekolah tinggi tersebut. Oke SNMPTN tertulis siap
didepan mata dengan tanpa persiapan, aku sempat menyesal kenapa aku tidak masuk
POLISI saja yang peluang masuknya lebih besar. Dengan kerendahan hati aku
selalu berdoa pada Tuhan, Ingat sekali kata-kataku begini “ Tuhan, aku
pasrahkan masa depanku kepadamu, aku percaya Engkau memberikan yang terbaik
untukku agar aku bisa membahagiakan orang tuaku kelak”. Aku termenung dan
selalu bersedih dikala itu hingga malam prom night SMA diadakan, ternyata hari
itu bertepatan dengan pengumuman SNMPTN Undangan, aku melihat banyak
teman-teman yang tidak diterima dengan peringkat diatasku. Aku menjadi putus
asa kala itu, aku yakin aku tidak akan diterima karenaku memilih secara asal.
Deng-deng ternyata aku diterima di UI dengan jurusan Teknik Perkapalan. Bahagia
kala itu namun satu yang menjadi pahit dikala temanku berkata “Pet kan yang
paling bagus perkapalan ITS, UI mah jelek kalau perkapalannya” aku jawab dengan
kata “Bodo amat yang penting aku diterima haha”. Ternyata benar saja perkapalan
UI masih akreditasi B, dengan bangga aku tulis seperti itu karena memang tidak
mudah menjadi A apalagi di universitas
yang nomor satu di Indonesia tetapi prospek kerja setelah aku lulus ternyata
melimpah, namun prodinya sendiri masih jarang-jarang di Indonesia dan aku
sangat bersukur pada Tuhan, ini keajaiban yang aku terima selama hidupku dan
aku akan terus bersaksi bahwa Engkau real nyata dalam kehidupan. Satu yang menjadi pelajaran adalah janganlah
kita merasa takut dengan apa yang belum pernah terjadi pada diri kita SENDIRI
dan jangan lupakan Tuhan dalam setiap pengambil keputusan dalam hidupmu.
Tidak mendapat beasiswa
Duduk di bangku kuliah di universitas yang terkenal
di Indonesia, bolehlah sedikit bangga. Apalagi disemester lima yang notabenenya
sudah mencapai level ketiga sebagai mahasiswa, ya sudah besar sudah cukup untuk
memimpin kepengurusan di tingkat fakultas ataupun universitas. Hal unik yang
sampai sekarang aku sesali yaitu aku pernah jatuh kedalam luka yang dalam (#lebay)
karena aku tidak mendapatkan beasiswa hingga sekarang. Hahaha, aku hanya
tersenyum mengingat itu semua yang kulakukan di atas ranjang hingga pagi aku
terus berdoa kepada Tuhanku untuk meminta jawaban yang dapat menjawab empat usahaku
melamar beasiswa yang berujung penolakan. Oke, aku akui aku memang termasuk
golongan menengah dikelas masyarakat, aku tidak begitu penting dalam list
beasiswa karena kebanyakan beasiswa mencantumkan “hanya untuk golongan tidak
mampu”. Sudahlah aku pasrah saja, karena yang penting orang tuaku selalu
berpesan, Ayah dan Ibu masih mampu membiayai kamu. Hal itu yang terakhir mereka
katakan sebelum aku merantau ke Depok. Tapi, aku kan pengen dibilang “Wah
hebat, kamu mendapat beasiswa bla-bla-bla” aku kan pengen ikut pelatihan
softskill yang diberikan oleh beasiswa bla-bla-bla, aku kan pengen bla-bla-bla
hahaha. Hey, jadi itu yang aku kejar
selama ini yang aku sadari sangatlah SALAH BESAR. Aku bersyukur pada Tuhan, aku
tidak mendapat beasiswa sampai sekarang karena Tuhan sangat pengasih dengan
memberikannya kepada orang-orang yang SANGAT membutuhkan. Oke refleksi umur 20
tahun kuliah non-beasiswa sudah terjawab.
Tapi, aku tidak mau menyerah untuk terus mencoba dan mencoba untuk
mendapatkan beasiswa dengan perubahan orientasi dari sekedar ingin mendapat
pengakuan menjadi orang yang benar-benar sangat membutuhkan. Terlebih, impian
besarku adalah kuliah di Perancis dengan mengambil master hydrodinamics and
propulsion di Ecole de Nantes (Amin) dan itu tidak mungkin dengan biaya sendiri
karena latar belakang keluargaku yang hanya di golongan menengah. Tidak salahkan
bermimpi, karena kata Andrea Hirata saja “Bermimpilah, karena Tuhan akan
memeluk mimpi-mimpi itu”. Oke aku akan bermimpi dan berusaha dengan
bersandarkan pada Tuhanku yang amat baik.
Teman-teman yang hebat
hingga target pembullyan
Dua puluh tahun, banyak kenalan dari sekedar kenalan
nama terus lupa, dari sekedar teman satu visi hingga menjadi pengurus
organisasi, dari sekedar teman seperjuangan menghadapi MADK Teknik hingga
menjadi teman akrab dan membawa pengaruh positif, dari sekedar teman seiman
hingga menjadi TTM (mau ditembak eh ternyata sudah keduluan), dari sekedar
kenalan di suatu event kepanitiaan hingga menjadi teman WA dan BBM, dari
sekedar kenalan di PIMNAS hingga menjadi sebuah keluarga baru, dari sekedar
kenalan di event nasional eh ternyata pernah ngartis, dan banyak lainnya yang
dimulai dari kata “sekedar”. Teman-temanku adalah orang hebat , banyak diantara
mereka yang akhirnya memberikan aku teladan yang memengaruhi hidupku. Banyak
dari mereka yang mengajarkan aku tentang hal yang aku anggap tidak penting,
sekarang aku memandangnya sangat penting sekali. Banyak juga diantara mereka
yang mencemooh perilaku aku yang kata mereka terlalu “lebay” what?? Hahaha aku
tertawa sajalah sudah dua puluh tahun, sudah sepuluh tahun aku menjadi target
pembullyan teman-teman sekelas, ingat sekali ketika aku SMP dan saat itu ada
pagelaran kelas kebetulan aku ditunjuk oleh guruku untuk menyanyi dengan
iringan ansambel teman-teman sekelas. Antara iya malu dan pertama kali tampil
di depan banyak orang aku gerogi tentu, saat hari H, aku sakit karena terlalu
capek mungkin hingga suaraku serak-serak dan memaksa untuk terus bernyanyi dan
tahu sendirilah aku mendapat cercaan karena banyak yang bilang fals-fals.
Terlebih dibelakang panggung teman-teman sekelas ku ada yang terang-terangan
berkata “ Padahal suaranya (gue) jelek...” Oke fine saat itu masih childish
sekali dan apa akibatnya? Trauma untuk tampil didepan umum hingga sekarang. Oke
itu sepenggal sejarah yang menurutku sangat menyakitkan untuk dingat tapi
kembali lagi ke lagu lama “Terlalu pahit untuk dikenang tetapi terlalu manis
untuk di buang”
Namun, aku sesalkan
mengapa di usia yang sudah beranjak
dewasa ini, dilingkungan perkuliahan bahkan masih saja ada yang senang untuk mencerca
orang lain di muka umum apakah mereka haus akan perhatian atau memang merasa
dirinya adalah manusia paling perfect didunia ini? Biarkan mereka yang
menjawabnya. Hanya saja sebagai target pembullyan yang sudah kebal dengan
cercaan aku memandangnya sebagai kopi pahitnya kehidupan. Pikir saja, apa enak
jika hidup kita hanya manis-manis saja? Lurus-lurus saja mengikuti alur? Ibarat
kapal yang terombang-ambing arus laut tanpa ada nahkoda. Aku belajar bagaimana
dari perkataan orang lain yang menyakitkan itu, menjadi cambuk kehidupanku
untuk menjadi orang hebat seperti teman-teman disekitarku. Aku belajar
bagaimana aku harus bersikap, bagaimana aku menjadi pendengar yang baik, menjadi
pribadi yang penuh rasa syukur akan kekuranganku karena cercaan yang aku
dapatkan dari teman-temanku. Ya itu sejarah pertemanan aku dengan orang-orang
hebat yang mengubah aku menjadi pribadi yang takut akan Tuhan dan selalu
bersyukur.
Terima kasih untuk para
pembaca yang meluangkan waktunya untuk mampir ke blog saya ini, dengan rasa
hormat saya ucapkan terima kasih dan minta maaf bila ada beberapa kalimat yang
menurut anda kurang berkenan, tetapi inilah saya apa adanya dan harapanku
terbesar dalam ulang tahunku yaitu aku ingin Pemuda Indonesia dapat menjadi
penerus bangsa yang ANTI KORUPSI ,CINTA TANAH AIR dan TAKUT AKAN TUHAN
Selasa, 25 Juni 2013
Belajar dari Semut yuk
Ketika mendengar nama hewan ini, saya teringat jaman saya SMP saat kemah pramuka di Widoro Kebumen. Saat itu, dengan nama grup "semut" kami menyusuri hutan, sungai, persawahan dengan gigih dan pantang menyerah saat melewati berbagai tantangan. Terlepas dari itu semua, dari sekoloni semut, kita dapat mengambil berbagai pelajaran dari sifat-sifat mereka. Ini sifat-sifat semut yang sangat menginspirasi saya untuk menjadi seseorang yang bisa bekerja sama dan gigih dalam perjuangan hidup tanpa memandang fisik.
1. Ketika mencari makanan, mereka keluar bersama-sama dari liangnya. Dan ketika mendapatkan makanan, mereka pun akan membawa makanan tersebut ke liangnya untuk di makan bersama-sama.
2. Selalu ada dua barisan, barisan pertama adalah barisan yang merayap masuk ke liang membawa makanan,dan barisan kedua adalah barisan yang keluar dari liang untuk mencari makanan tanpa ada yang saling bertabrakan.
3. Bila merasa berat dalam mengangkat makanannya, maka sekelompok semut akan senantiasa saling membantu dalam mengangkatnya.
4. Bila menemukan makanan, maka temannya yang lain akan segera membantunya.
5. Bila menemukan makanan bersamaan, maka mereka saling bergotong royong lalu membagi hasilnya di depan pintu liang.
6. Apabila makanannya adalah biji-bijian yang dapat tumbuh, maka ia akan memotong-motongnya menjadi beberapa bagian.
7. Apabila makanannya terkena air dan dikhawatirkan akan rusak, maka ia membawanya keluar dan menjemurnya di bawah matahari dan membawanya kembali setelah kering. Oleh karena itulah terkadang kita mendapatkan tumpukan potongan biji-bijian di sekitar liang semut, namun dalam tempo yang tidak begitu lama segera hilang tanpa sisa.
Satu lagi sebenarnya, dari kebersamaan mereka, anda saja dapat dikalahkan oleh ribuan semut yang menggigit anda dan menularkan racun ke tubuh yang mengakibatkan kita alergi kulit parah. Sehingga, dapat dipetik pelajaran bahwa "Jadilah seperti semut yang kecil dan selalu merendah diri." kita jangan sombong mentang-mentang secara fisik kita lebih besar namun jika masih memiliki ego tinggi dan tidak mau merendah diri, maka yakinlah suatu saat nanti anda akan jatuh oleh beberapa orang yang mungkin anda anggap lemah sebelumnya. (Pengalaman pribadi) hehehe :)
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Semut
http://bahpong.blogspot.com/2012/04/belajar-filosofi-semut.html
Senin, 24 Juni 2013
Edit Foto Pake Photofunia
Satu website dan aplikasi yang saya rekomendasikan untuk anda coba bagi anda yang menyukai foto yang unik dan lucu. Silahkan kunjungi www.photofunia.com disana terdapat filter, photo effect, frames dan lain-lain yang akan membuat foto anda menjadi unik. Untuk bisa menikmatinya harus terhubung dengan internet karena hanya bisa diedit secara online saja. Aplikasi photofunia sendiri untuk OS Android sudah ada di google play silahkan download di link berikut .
Keseluruhan terdapat lebih dari 200 jenis efek foto yang disediakan oleh website ini. Tidak hanya foto saja, tetapi layanan ini juga bisa membuat gambar bergerak (.gif) yang tentunya foto sesuka kita lah. Ini adalah layanan edit foto paling gampang hanya butuh kemampuan algoritma yang baik :p #haha (Bohong!!!) cuma butuh kesabaran dan klik saja kok. Saya yakin anak SD pun bisa melakukannya. Dari sekian efek yang saya sukai yakni efek photografi.
Ini contoh tutorial pemakaiannya:
1. Buka websitenya, kalian akan melihat banyak sekali efek yang sering digunakan oleh orang-orang. Pilih saja categories. Dicontoh ini saya pilih "film photography"
2. Siapkan Foto yang mau kalian edit, jumlahnya tergantung efek yang kalian pilih. Terdapat efek yang perlu dua, tiga atau hanya satu buah saja. Pada efek film photography, butuh dua foto kalian bisa memakai foto yang berbeda atau sama juga boleh. Terserah kalian!! Klik browse dan pilih foto kalian ya.
3. Disini saya akan mengedit dua foto saya
4. Jika sudah memilih, akan muncul tulisan GO! seperti dibawah ini, klik dan please wait......
Keseluruhan terdapat lebih dari 200 jenis efek foto yang disediakan oleh website ini. Tidak hanya foto saja, tetapi layanan ini juga bisa membuat gambar bergerak (.gif) yang tentunya foto sesuka kita lah. Ini adalah layanan edit foto paling gampang hanya butuh kemampuan algoritma yang baik :p #haha (Bohong!!!) cuma butuh kesabaran dan klik saja kok. Saya yakin anak SD pun bisa melakukannya. Dari sekian efek yang saya sukai yakni efek photografi.
Ini contoh tutorial pemakaiannya:
1. Buka websitenya, kalian akan melihat banyak sekali efek yang sering digunakan oleh orang-orang. Pilih saja categories. Dicontoh ini saya pilih "film photography"
2. Siapkan Foto yang mau kalian edit, jumlahnya tergantung efek yang kalian pilih. Terdapat efek yang perlu dua, tiga atau hanya satu buah saja. Pada efek film photography, butuh dua foto kalian bisa memakai foto yang berbeda atau sama juga boleh. Terserah kalian!! Klik browse dan pilih foto kalian ya.
3. Disini saya akan mengedit dua foto saya
4. Jika sudah memilih, akan muncul tulisan GO! seperti dibawah ini, klik dan please wait......
5. Tunggu, lumayan sih tergantung koneksi kalian dan muncul deh foto yang sudah diedit oleh photofunia, klik save maka akan muncul pilihan save dengan 3 kategori kualitas, kalau mau yang bagus ya pilih large,
6. Ini foto saya yang saya simpan secara "large". Gimana? Gampang kan gak perlu pake software ph*t*sh*p yang mungkin kalau orang awam belum terlalu bisa. Silahkan nikmati efek-efek yang disediakan oleh photofunia, selamat berekplorasi :D
Semoga tutorial ini bermanfaat. Ditunggu komennya.
Sumber: pengalaman
Label:
Tips
Langganan:
Postingan (Atom)

















